KUR BRI Dorong Sate Ayam Barokah Mayestik Naik Kelas, dari Trotoar Kini Sewa Ruko
“Ada yang nawarin kemarin modal, tapi minta bagi hasil 50-50. Makanya saya daripada bagi hasil sama orang, mending saya ambil BRI sajalah,” katanya.
Akhirnya Haidir mengajukan KUR BRI dengan jaminan sertifikat rumah istrinya. Dari pengajuan tersebut, dia memperoleh pinjaman Rp200 juta dengan cicilan Rp3 jutaan per bulan selama tiga tahun.
“Kemarin saya pakai sertifikat rumah istri saya, dapat Rp200 juta,” ujarnya.
Menurut Haidir, proses pengajuan di BRI yang cepat menjadi salah satu alasan dirinya memilih bank tersebut. Dana pinjaman itu langsung digunakan untuk membayar sewa ruko.
“BRI ini gak repot. Misalnya pengajuan kemarin, saya hari ini isi data, besoknya sudah akad,” kata Haidir.
Setelah setahun menempati ruko tersebut, Haidir mulai memikirkan ekspansi usaha. Dia berencana kembali mengajukan tambahan plafon KUR BRI untuk membuka cabang baru.