Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Konsumsi Susu RI Masih 17,76 Liter per Kapita, Tertinggal dari Malaysia hingga Vietnam
Advertisement . Scroll to see content

Kemenperin Dorong Mitsubishi Gelontorkan Investasi Garmen hingga Petrokimia di Indonesia

Jumat, 20 Oktober 2017 - 12:04:00 WIB
Kemenperin Dorong Mitsubishi Gelontorkan Investasi Garmen hingga Petrokimia di Indonesia
Menperin Airlangga Hartarto (Foto: Okezone)
Advertisement . Scroll to see content

Dia mengungkapkan, industri tekstil dan produk tekstil (TPT) merupakan sektor yang memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian nasional. Capaian ini terlihat dari penerimaan devisa negara melalui ekspor TPT sebesar USD11,78 miliar atau 8,2% dari total ekspor nasional, sehingga surplus USD4,31 miliar pada tahun 2016.

Selanjutnya, industri TPT berkontribusi sekitar 1,16% terhadap PDB nasional dan mencatatkan nilai investasi mencapai Rp7,54 triliun pada tahun 2016. Di samping itu mampu menjadi jaring pengaman sosial karena menyerap tenaga kerja langsung yang cukup banyak sebesar 2,69 juta orang atau 17,3 persen dari total pekerja industri manufaktur di Tanah Air.

Selain di sektor garmen, Airlangga mendorong pula Mitsubishi gencar berinvestasi di sektor petrokimia. Langkah agresif ini seperti yang dilakukan anak perusahaannya di Indonesia, Asahi Glass melalui PT Asahimas Flat Glass Tbk dalam memperluas pabriknya yang memproduksi soda kostik dan kaca. Apalagi, Kementerian Perindustrian tengah memprioritaskan penanaman modal di industri petrokimia guna mendukung ketersediaan bahan baku bagi sektor manufaktur lainnya di dalam negeri.

Oleh karena itu, Kemenperin telah mengusulkan agar industri petrokimia termasuk produsen kaca bisa mendapatkan harga gas yang kompetitif. "Industri kaca merupakan sektor yang potensial, karena sudah mampu ekspor," kata Airlangga.

Editor: Ranto Rajagukguk

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut