Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : OJK Ungkap Insentif dari Kemenkeu untuk Emiten dengan Free Float 40 Persen
Advertisement . Scroll to see content

Kemenkeu Tunda PMN Waskita Karya, Stafsus Erick Thohir Pastikan Tak Ada Proyek Mangkrak

Selasa, 23 Mei 2023 - 20:53:00 WIB
Kemenkeu Tunda PMN Waskita Karya, Stafsus Erick Thohir Pastikan Tak Ada Proyek Mangkrak
Kementerian BUMN memastikan penundaan pencairan PMN untuk Waskita Karya tidak berdampak buruk bagi pengerjaan proyek infrastruktur yang ditangani perusahaan. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kementerian BUMN memastikan penundaan pencairan Penyertaan Modal Negara (PMN) Tahun Anggaran 2022 untuk PT Waskita Karya (Persero) Tbk tidak berdampak buruk bagi pengerjaan proyek infrastruktur yang ditangani perusahaan saat ini. Padahal, suntikan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2022 sebesar Rp3 triliun tersebut dialokasikan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk pengerjaan dua proyek jalan tol Waskita Karya. 

Adapun, kedua proyek yang dimaksud adalah Jalan Tol Kayu Agung-Palembang-Betung senilai Rp2 triliun dan Jalan Tol Ciawi-Sukabumi sebesar Rp1 triliun.

"Enggak lah, enggak ada urusannya (dampak terhadap proyek infrastruktur)," ujar Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga saat ditemui wartawan di Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (23/5/2023). 

Adapun, penundaan kucuran anggaran tersebut diumumkan Kementerian Keuangan karena Waskita Karya masih menjalani proses restrukturisasi utang. Emiten konstruksi pelat merah ini memang membukukan liabilitas, termasuk utang senilai Rp84,37 triliun per 31 Maret 2023.

Meski diyakini tim restrukturisasi bisa bekerja cepat untuk memulihkan keuangan Waskita Karya melalui skema penyehatan dengan memberikan opsi penundaan pembayaran utang, Arya menyebut proses itu harus mendapat persetujuan dari seluruh kreditur. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut