Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Petani Sawit Soroti Aturan Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam, Ingatkan Transparansi
Advertisement . Scroll to see content

Bertemu Parlemen Eropa, Mendag Sampaikan Keberatan RI Terkait Deforestasi 

Kamis, 22 Juni 2023 - 10:10:00 WIB
Bertemu Parlemen Eropa, Mendag Sampaikan Keberatan RI Terkait Deforestasi 
Mendag Zulhas menyampaikan keberatan atas kebijakan lingkungan baru Uni Eropa terkait deforestasi saat bertemu Komite Perdagangan Internasional Parlemen Eropa di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Rabu (21/6/2023). (Foto: Dok. Kemendag)
Advertisement . Scroll to see content

Saat ini, terdapat tiga kasus Indonesia dengan Uni Eropa di WTO, yaitu larangan ekspor nikel Indonesia (DS592), kebijakan Uni Eropa terhadap produk minyak sawit (DS593), serta pengenaan bea masuk imbalan (BMI) dan bea masuk anti-dumping (BMAD) oleh Uni Eropa terhadap baja Indonesia (DS616).

Uni Eropa menempati peringkat ketiga sebagai negara tujuan ekspor dan peringkat ke-4 sebagai negara asal impor bagi Indonesia. Pada periode Januari-April 2023, total perdagangan Indonesia dan Uni Eropa tercatat sebesar 10,28 miliar dolar AS. 

Sebelum masuk dalam penyampaian keberatan itu, Zulhas bersama Komite Perdagangan Internasional Parlemen Eropa (European Parliament's Committee on International Trade/INTA) membahas perkembangan perundingan Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Uni Eropa (Indonesia–European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement/IEU-CEPA).

Dia mengungkapkan, IEU-CEPA merupakan agenda prioritas Indonesia. Untuk itu, Indonesia siap menyelesaikan perundingan IEU-CEPA pada 2024 sesuai arahan Presiden Joko Widodo dan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen.

“Untuk itu, kami meminta dukungan Parlemen Eropa, khususnya Komite INTA, dalam penyelesaian negosiasi ini,” ucapnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut