Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sate Ayam Barokah Mayestik Makin Laris Berkat QRIS BRI, Transaksi Lebih Praktis
Advertisement . Scroll to see content

Belajar dari Masa Sulit, Craftote Bangkit lewat Pendampingan Rumah BUMN BRI

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:58:00 WIB
Belajar dari Masa Sulit, Craftote Bangkit lewat Pendampingan Rumah BUMN BRI
Craftote Gallery & Coffee. (Foto: Rizky Agustian)
Advertisement . Scroll to see content

“Kalau gak sama BRI kita gak dikenal sampai puluhan kilometer,” ujarnya.

Tak hanya itu, melalui berbagai program pelatihan dan kelas ekspor yang diikutinya bersama BRI, kerajinan tangan Craftote akhirnya berhasil menembus pasar internasional.

“Nah dari BRI juga akhirnya kita ekspor. Ekspornya ke mana? Ke Kanada,” kata Thio.

Kini produk Craftote telah dikirim ke Kanada, Australia, Jepang, hingga Inggris dalam skema less container load (LCL). Untuk pasar Kanada saja, Thio mengaku sudah tujuh kali melakukan pengiriman dengan buyer yang sama.

Fokus ke Kerajinan Tangan Ramah Lingkungan

Setelah melewati masa sulit, Craftote kini lebih fokus mengembangkan produk berbahan serat alam yang ramah lingkungan. Salah satu material utamanya adalah eceng gondok, tanaman yang selama ini kerap dianggap gulma.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut