Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BPS Ungkap Produksi Padi dan Jagung Berpotensi Menurun hingga Juli 2026, Ini Penyebabnya
Advertisement . Scroll to see content

Angola Keluar dari OPEC setelah Protes Kebijakan Pemangkasan Produksi

Minggu, 24 Desember 2023 - 11:24:00 WIB
Angola Keluar dari OPEC setelah Protes Kebijakan Pemangkasan Produksi
Angola akan meninggalkan OPEC menyusul protes terhadap keputusan OPEC+ untuk memangkas kuota produksinya pada tahun 2024. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

Negara ini telah berjuang untuk membalikkan penurunan produksi sejak mencapai puncaknya sebesar 2 juta barel per hari pada tahun 2008 dan memperkirakan akan mempertahankan produksi saat ini hingga tahun 2024.

Bagi Angola, minyak dan gas menyumbang sekitar 90 persen dari total ekspor. Ketergantungan berlebihan ini coba dikurangi oleh pemerintah setelah pandemi Covid-19 dan penurunan harga bahan bakar global memberikan dampak buruk terhadap perekonomian negara tersebut.

Beberapa perusahaan minyak besar dan independen beroperasi di negara Afrika bagian selatan, termasuk TotalEnergies, Chevron, ExxonMobil, dan Azule Energy.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut