"Ini mengapa sebaiknya mencuci kurma dulu sebelum mengonsumsinya. Kebanyakan orang tidak menyadari bahwa kurma yang terlihat bersih bisa jadi mengandung kotoran dan debu yang banyak," katanya dalam video yang diunggah di akun instagram, dikutip Minggu (22/2/2026).
Ahmad percaya kurma melewati proses pascapanen yang melibatkan banyak tahapan di ruang terbuka. Mulai dari penjemuran di bawah sinar matahari hingga proses pengemasan yang panjang. Sehingga, setiap tahapannya berpotensi menjadi celah bagi debu maupun polutan lainnya untuk menempel pada kulit kurma.
"Kurma yang dipanen, dijemur, disortir, dikemas lalu didistribusikan bisa jadi debu dan kotoran menempel pada kurma tersebut. Belum lagi apabila kurma tersebut mengandung pestisida, tentunya harus dicuci terlebih dahulu," ucap dia.
Maka dari itu, ia menyarankan agar kurma dicuci terlebih dahulu dengan air yang mengalir untuk memastikan kurma benar-benar higienis sebelum dimakan.
Menjadi pertanyaan sekarang, apakah mencuci bagian kulit kurma sudah cukup? Menurut Ahmad, mencuci kulitnya saja tidaklah cukup.