Merujuk pada hasil tersebut, peneliti menyarankan, para dokter harus menasihati pasien untuk mengganti mengonsumsi margarin, mentega, mayones dan lemak susu harian dengan minyak zaitun untuk meningkatkan kesehatan. Tim peneliti mendapati, dengan mengganti sekitar 10 gram/hari asupan lemak ini dengan jumlah minyak zaitun yang setara dikaitkan juga dengan risiko kematian yang lebih rendah.
Minyak zaitun diketahui memiliki kandungan nutrisi dan mineral vitamin E, vitamin K, kalsium, kalium, polifenol, tokoferol, pitosterol, squalene, serta asam terpenat dan antioksidan. Kandungan ini membantu mencegah kerusakan sel yang disebabkan oleh radikal bebas yang bisa menyebabkan berbagai kondisi kesehatan dan penyakit.
Disebutkan lebih lanjut, studi juga memperlihatkan, polifenol, sejenis antioksidan dalam extra virgin olive oil zaitun dikatakan bisa mengurangi risiko penyakit kardiovaskular, aterosklerosis, stroke, disfungsi otak, hingga kanker.