Untuk itu, rangkaian acara Festival #SampoernaUntukUMKM ini diusung sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah dalam pemulihan ekonomi nasional. UMKM adalah kunci untuk memutar roda perekonomian bangsa yang telah memberikan dampak terhadap sosial dan ekonomi.
"Merupakan suatu kebanggaan dapat menjadi inkubator bagi lahirnya pelaku-pelaku baru yang andal dan unggul di sektor UMKM. Kami berharap teman-teman UMKM yang mengikuti pelatihan dapat turut menjadi penopang bagi perekonomian Indonesia," kata Ishak di Jakarta, belum lama ini.
Dia mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat mulai dari para mentor, fasilitator, dan para dewan juri yang telah membimbing para pelaku UMKM binaan tanpa kenal lelah selama pelatihan berlangsung.
Kedua pemenang, yakni Ismiyati yang bergerak di bidang makanan minuman, dan Dyah Yesnita di bidang fashion. Selain membawa pulang hadiah berupa voucher belanja, paket data internet, dan lainnya, keduanya juga mendapatkan dukungan berupa bedah dapur, konsultasi dan pendampingan bisnis berkelanjutan serta kesempatan untuk memperluas akses pasar.
Sebelumnya, bersama dengan sepuluh UMKM terpilih di babak semifinal, kedua pemenang utama juga telah memamerkan produk-produk usahanya di bazaar online yang berlangsung pada 15-16 Desember 2020, juga di e-catalog yang terdapat pada situs SETC.id.