Menyeruput Teh Panas saat Berjemur Matahari, Dokter Ungkap Hal Baik Ini

Ravie Wardani
Segarnya menyeruput teh panas (Foto: Tehran Times)

Studi peneliti dari University of Ottawa pada 2012 silam melihat efek menikmati minuman panas pada suhu tubuh. Hasilnya mengungkapkan, minuman panas dapat menyegarkan tubuh, namun hanya dalam kondisi tubuh yang kering.

Hal tersebut diungkapkan oleh Dr Ollie Jay, salah satu penulis penelitian. Dia menjelaskan saat seseorang minum minuman panas, reaksi tubuh justru menyimpan sedikit panas di dalamnya.

 LDr Ollie Jay juga menegaskan, kondisi ini akan lebih efektif apabila keringat bisa menguap dengan baik. "Jika Anda minum minuman panas, itu menghasilkan lebih sedikit panas yang disimpan di dalam tubuh, asalkan keringat tambahan yang dihasilkan saat Anda minum minuman panas bisa menguap," tutur Dr Ollie Jay, dilansir dari Mirror.

Menurut penjelasannya, ketika Anda meminum minuman panas, tubuh acap kali berkeringat. Jika keringat dapat menguap, justru hal ini sebenarnya bagian dari proses pendinginan tubuh secara alami.

Bahkan, proses ini lebih efektif ketimbang Anda menikmati minuman dingin. Meski tubuh berkeringat kerap memalukan untuk sebagian orang, namun kondisi ini merupakan fungsi tubuh untuk mendinginkan badan. Saat keringat menguap dari permukaan kulit, proses ini menghilangkan panas berlebih dengan mengubah air dari cairan menjadi uap.

Dalam kondisi tubuh yang lembap, efek ini kurang efektif, sehingga meminum minuman panas tidak membantu proses pendinginan badan dengan baik.

“Pada hari yang sangat panas dan lembap, jika Anda mengenakan banyak pakaian, atau jika memiliki banyak keringat sehingga mulai menetes ke tanah dan tidak menguap dari permukaan kulit, maka minum minuman panas adalah hal yang buruk," ujar Dr Jay.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Camilan Praktis Makin Digemari Gen Z, Ini Alasannya

57 tahun lalu

Seru! Festival ASEAN-India Bazaar 2026 Jadi Tempat Berburu Kuliner sekaligus Belajar Budaya

57 tahun lalu

Asal Usul Nasi Jinggo Bali yang Melegenda, Sang Pencipta Meninggal Dunia

57 tahun lalu

Tren Kuliner Pedas Kian Menggila, Sensasi Level Ekstrem Paling Disukai?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal