“Kelompok Ibu PKK di desa kami cukup aktif dan semangat dalam mempelajari hal baru. Saya berharap kegiatan ini dapat membantu warga untuk memahami tentang gizi lebih baik lagi dan warga dapat memanfaatkan resep nugget ikan patinnya untuk keluarga ataupun usaha,” kata Wawan.
Tri Mutiara Ramdani, selaku Chief Marketing Officer (CMO) Dietela mengatakan, selain mengandung zat gizi makro berupa protein, lemak, dan karbohidrat, ikan patin juga memiliki lemak baik, yaitu MUFA dan PUFA (omega-3 dan omega-6).
"Dengan harga yang lebih terjangkau, yaitu Rp15.000 per kilogram, ikan patin mampu memberikan asupan asam lemak baik seperti halnya ikan laut (salmon, tuna, tenggiri), walaupun memang jumlahnya lebih sedikit,” kata Tri Mutiara Ramdani.
Dia menambahkan, ikan patin juga mengandung komponen zat gizi mikro berupa kalium, kalsium, fosfor, zat besi, dan beta karoten yang mempunyai peran dan memberikan manfaat masing-masing untuk kesehatan tubuh.
Dengan membuat kreasi makanan dari bahan dasar ikan patin, Putri bertujuan memberi inspirasi nutrisi yang baik dapat diperoleh dengan bahan pangan lokal dan murah. Dengan begitu, upaya pemenuhan gizi seimbang sehari-hari dapat dilakukan dengan mudah dan anggota keluarga memeroleh manfaat yang baik dari bahan-bahan makanan yang diproses.