Dalam kegiatan penyuluhan ini, dia pun ingin membagikan beberapa resep dan cara menyajikan ikan patin secara kekinian kepada masyarakat Desa Ciroyom. Tujuan, agar ikan patin dapat dijadikan kuliner atau oleh-oleh.
"Menyajikan ikan patin secara kekinian, misalnya nugget, bakso, pempek menggunakan adonan yang sama. jadi gak kesulitan membuat adonan yang berbeda. bisa dengan basic adonan dan dikreasikan dengan menu berbeda.
"Resep ini bisa dimanfaatkan UMKM dan dihidangkan di rumah atau untuk jualan. Misalnya, bisa dijadikan nugget ikan patin. Ini bisa dijadikan oleh-oleh. Rasanya juga bisa diterima di masyarakat," kata Putri.
Perlu diketahui, Ikan patin (Pangasius Sp) termasuk jenis ikan yang memiliki kandungan gizi tinggi dan mudah diperoleh masyarakat di Desa Ciroyom.
Berdasarkan Tabel Komposisi Pangan Indonesia (2017) yang disusun Kementerian Kesehatan, nilai gizi ikan patin (per 100 gram bahan dapat dimakan) mencakup 132 kalori, 17 gram protein, 6,6 gram lemak, dan 1,1 gram karbohidrat.