Mengintip Rambutan Hutan yang Sangat Langka, seperti Apa Rasanya?

Muhammad Sukardi
Rambutan hutan yang langka (Foto: Instagram@hanifwicaksono)

"Konsultasi tersebut bertujuan agar kita mendapatkan arahan mekanisme yang benar sehingga terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan," tambah laporan tersebut.

Rasanya Manis Gurih

Perlu diketahui, Saninten memiliki daun tunggal berseling, berbentuk lancip memanjang (lanset). Permukaannya berlilin dan bagian bawahnya berwarna abu-abu keperakan ditutupi bulu-bulu menyerupai bintang atau sisik yang lebat.

Buahnya berduri tajam mirip rambutan, bedanya kalau buah rambutan ketika diremas terasa lembut. Tapi kalau buah saninten durinya langsung menusuk telapak tangan.

Karena daun dan buahnya mirip rambutan, maka masyarakat setempat menjulukinya “Rambutan Hutan”. Dalam bahasa Inggris buah itu disebut juga “sweet chesnut”. Lantaran wanginya harum, rasanya manis gurih dan empuk. Sangat khas sekali rasanya.

Biji Saninten biasanya direbus atau dibakar hingga lunak durinya. Bisa juga cangkang bijinya dipecahkan, lalu diambil bagian dalamnya untuk disangrai. Sedikit diberi garam dan mentega serta bernilai ekonomis tinggi juga.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Camilan Praktis Makin Digemari Gen Z, Ini Alasannya

57 tahun lalu

Seru! Festival ASEAN-India Bazaar 2026 Jadi Tempat Berburu Kuliner sekaligus Belajar Budaya

57 tahun lalu

Asal Usul Nasi Jinggo Bali yang Melegenda, Sang Pencipta Meninggal Dunia

57 tahun lalu

Tren Kuliner Pedas Kian Menggila, Sensasi Level Ekstrem Paling Disukai?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal