Ya, belimbing darah atau belimbing merah termasuk sebagai buah langka yang keberadaannya hanya dapat ditemukan di daerah tertentu, misalnya di Kalimantan, Sumatera, dan sekitarnya.
Lebih lanjut, belimbing darah bisa dimakan langsung, tetapi beberapa orang juga mengolahnya menjadi acar, selai, atau ditambahkan ke berbagai hidangan.
Menurut laman Health Benefits, pohon dari belimbing darah tumbuh hingga 10 meter. Untuk bisa menghasilkan buah, diperlukan waktu sekitar 3 tahun sampai akhirnya buah siap dipetik.
"Ini adalah buah musiman yang banyak ditemukan antara Januari hingga Maret," terang laman tersebut, dikutip MNC Portal, Senin (30/8/2021).
Manfaat kesehatan belimbing darah
Buah ini dipercaya kaya akan tembaga yang sangat baik untuk memberikan manfaat anti-inflamasi atau anti-peradangan. Beberapa orang percaya, buah ini cukup baik untuk mengatasi radang sendi.