Kenalkan Variasi Makanan pada Anak sejak Kecil, Ada Lauk Protein, Sayuran dan Susu

Vien Dimyati
Variasi makanan yang harus dikenalkan pada anak (Foto: Techbullion)

Selain itu, pemberian makanan yang sudah difortifikasi juga bisa menjadi cara memenuhi kebutuhan gizi secara lebih murah. Sebab, bahan pangan terforitikasi sudah mengandung makroutrien dan mikronutrien sekaligus dalam satu makanan. 

"Fortivikasi makanan merupakan upaya meningkatkan kualitas pangan dengan menambahkan pada makanan tersebut satu atau lebih zat gizi mikro tertentu" kata Mutia.

Dia melanjutkan, hal ini bermanfaat sebagai salah satu cara intervensi pemenuhan zat gizi mikro masyarakat yang terbukti cost-effective terutama untuk mengatasi defisiensi micronutrient (hidden hunger) dan membantu percepatan perbaikan gizi anak Indonesia. 

"Pemenuhan konsumsi pangan yang seimbang dan konsumsi pangan berfortivikasi dapat dilakukan untuk memastikan kebutuhan zat gizi mikro tubuh dapat terpenuhi," tutur Ray.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jam Makan Ternyata Pengaruhi Kesehatan Usus dan Berat Badan, Kok Bisa?

57 tahun lalu

Nutrisi yang Tepat Bisa Tingkatkan Survival Pasien Kanker, Ini Kata Dokter

57 tahun lalu

Tri Yulia Rizki Ananda Raih Women's Inspiration Award 2026, Bertekad Hapus Stunting dengan MBG

57 tahun lalu

Hashim Ungkap Asal-Usul Program MBG: Digagas Prabowo sejak 2006

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal