Hutan Kota Plataran Usung Kearifan Lokal di Tengah Modernitas Jakarta

Siska Permata Sari
Hutan Kota Plataran mengusung konsep kearifan lokal. (Foto: iNews.id/Siska Permata Sari)

"Kita melakukan revitalisasi, sehingga menjadikannya sebagai tempat yang merefleksikan budaya Indonesia. Termasuk juga tempat yang representatif untuk jamuan bagi masyarakat dan tamu negara dengan makanan Indonesia," kata Yozua.

Selain ornamen dan bangunan dengan nuansa Nusantara, Hutan Kota Plataran juga menekankan pada makanan Indonesia otentik yang mencerminkan budaya kebersamaan atau sharing food.

"Konsep yang kita pakai, bangunan dan restoran itu sendiri betul-betul mengangkat kebudayaan Indonesia. Dari situ saya melihat menarik ada benang merah, satu kata kunci yaitu kebersamaan. Konsep itulah yang membedakan antara makanan Nusantara dan Western," tutur Vice President Venues & Dining Permana Sigidprawiro di kesempatan yang sama.

Permana mengatakan, Western itu sangat individual. "Kalau makan di Prancis, Italia, kebanyakan dipesan untuk diri sendiri," ucapnya.

Selain restoran, Hutan Kota Plataran juga dilengkapi fasilitas di antaranya Plataran Tembok Ekspresi, Plataran Putri Dewi Performance Deck, Plataran Pet Playground dan musala yang semuanya memiliki nuansa kearifan lokal sesuai dengan konsep 'Light of Nusantara'.

Editor : Tuty Ocktaviany
Artikel Terkait
Kuliner
10 hari lalu

Perbedaan Green Tea dan Matcha yang Serupa Tapi Tak sama

Kuliner
21 hari lalu

Singapura Bersedih, Rumah Makan Nasi Padang Tertua Tutup setelah 78 Tahun Beroperasi

Kuliner
31 hari lalu

Yummy! Aura Kasih Ternyata Doyan Jajan Pinggir Jalan

Nasional
2 bulan lalu

Polda Sumbar Bangun 150 Sumur Bor demi Warga Terdampak Bencana

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal