Biji bunga matahari juga memiliki kandungan essential fatty acids termasuk linoleic acid yang disebut baik untuk kesehatan jantung. Kandungan lemak sehat tersebut membantu tubuh menjaga keseimbangan nutrisi sekaligus mendukung kesehatan pembuluh darah.
Tak berhenti sampai di situ, kandungan serat pada biji bunga matahari juga cukup tinggi. Dalam 100 gram biji bunga matahari terdapat sekitar 7,2 gram serat yang membantu rasa kenyang bertahan lebih lama.
Meski begitu, cara pengolahan biji bunga matahari ternyata ikut memengaruhi kandungan nutrisinya. Umumnya, biji bunga matahari diolah dengan cara dipanggang agar terasa lebih gurih dan tahan lama saat disimpan.
Namun proses pemanggangan dengan suhu terlalu tinggi bisa mengurangi kadar nutrisi tertentu, terutama vitamin E yang sensitif terhadap panas. Karena itu, proses memanggang disarankan dilakukan dengan cepat agar kandungan gizinya tetap terjaga.
Konsumsi biji bunga matahari juga tetap perlu diperhatikan, terutama jika ditambahkan garam berlebih. Orang dengan kondisi tertentu yang perlu membatasi sodium, fosfor, atau potasium disarankan lebih bijak dalam mengatur porsinya. Kandungan protein, vitamin, mineral, serta serat yang melimpah, biji bunga matahari bisa menjadi pilihan camilan sehat untuk mendukung pola makan bergizi seimbang.