1. Batasi makan daging
Anda bisa membatasi sumber asam urat dalam makanan. Makanan kaya purin termasuk beberapa jenis daging, makanan laut, dan sayuran. Semua makanan ini mengeluarkan asam urat saat dicerna. Hindari atau kurangi asupan makanan seperti daging organ, babi, ikan, kerang, daging domba, daging sapi muda, kembang kol, kacang hijau, kacang kering dan jamur
2. Hindari makanan manis
Sementara asam urat biasanya dikaitkan dengan makanan kaya protein, penelitian terbaru menunjukkan bahwa gula juga bisa menjadi penyebab potensial. Gula yang ditambahkan ke makanan antara lain gula meja, sirup jagung, dan sirup jagung fruktosa tinggi, adalah jenis utama gula sederhana dalam makanan olahan.
Para peneliti telah menemukan jenis gula khususnya dapat menyebabkan asam urat tingkat tinggi. Periksa label makanan untuk gula tambahan. Makan lebih banyak makanan utuh dan lebih sedikit makanan kemasan olahan juga dapat membantu mengurangi gula sekaligus memungkinkan Anda mengonsumsi makanan yang lebih sehat.
3. Hindari minuman manis
Minuman manis, soda, dan bahkan jus buah segar terkonsentrasi dengan fruktosa dan gula yang mengandung glukosa. Fruktosa dari gula rafinasi dalam jus atau makanan lain diserap lebih cepat daripada gula dari makanan yang memiliki riasan alami yang perlu dipecah dalam tubuh.
Penyerapan gula rafinasi yang lebih cepat akan meningkatkan kadar gula darah dan juga menyebabkan jumlah asam urat yang lebih tinggi. Gantilah minuman manis dengan air yang disaring dan smoothie kaya serat.