Unik, Danau Tendetung di Sulawesi Tengah Suka Berubah, saat Surut Pemandangannya Luar Biasa

Kiki Oktaliani
Mengintip keunikan Danau Tendetung di Sulawesi Tengah (Foto: Instagram @willy_photograph/@mickwagey)

JAKARTA, iNews.id - Pesona Danau Tendetung di Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah sangat menarik untuk dijelajahi. Danau karst yang cantik ini memiliki struktur sungai yang berkelok-kelok.

Vegetasi tumbuh subur dan berwarna hijau di sekeliling danau, membuat suasana makin sejuk. Secara administratif, Danau Tendetung terdapat di wilayah Kecamatan Totikum dan masuk dalam wilayah tiga desa yaitu Desa Peley, Desa Kanali, dan Desa Tobungku. 

Danau ini memiliki panjang kurang lebih 2,5 km dan lebar variasi 600-800 meter. Pada bulan-bulan tertentu, air di sungai ini kadang naik dan kadang-kadang juga surut. Saat air danau surut, kelokan pada sungai akan terlihat secara jelas, dan membuat penampakannya semakin indah, apalagi jika dilihat dari atas.

Penasaran ingin tau lebih jauh mengenai keindahan Danau Tendetung di Sulawesi Tengah? Berikut ulasannya dirangkum pada Sabtu (25/2/2023).

Pesona Danau Tendetung di Sulawesi Tengah 

Sungai yang ada di Danau Tendetung dikelilingi dengan perbukitan hijau yang indah, membuat suasana alamnya semakin terasa kuat. Danau Tendetung, bisa menjadi salah satu tujuan wisata alternatif ketika Anda bertandang ke Sulawesi Tengah. Suasananya yang asri dan jauh dari kebisingan, bisa menjadi tempat terbaik untuk melepas penat dari pekerjaan atau aktivitas sehari-hari. Jangan lupa untuk mengabadikan momen-momen indah dengan patar belakang pemandangan kelokan sungai, perbukitan, serta pepohonan hijau.

Kelokan yang ada di Danau Tendetung oleh masyarakat setempat diberi julukan 101 kelokan. Tak hanya itu, adapun cerita rakyat sekitar yang menceritakan, danau ini merupakan bentuk reinkarnasi dari ‘kisah cinta terlarang’. Perjalanan kisah cinta antara Sundano dan Kokiap di Desa Kanali, yang hubungannya tidak direstui oleh kedua orang tua mereka. Akhirnya pasangan ini melarikan diri menggunakan perahu. Konon katanya, 101 kelokan tersebut, terbentuk dari perahu Sundano dan Kokiap.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
Destinasi
2 hari lalu

Ada Si Pitung di Kota Tua Jakarta, Pesilat Betawi yang Curi Perhatian!

Destinasi
2 hari lalu

Hari Terakhir Libur Panjang, Ribuan Orang Wisata di Kota Tua Jakarta

Destinasi
2 hari lalu

10 Tempat Wisata Paling Ramai Dikunjungi saat Lebaran 2026 versi Kemenpar, Malioboro Nomor 1!

Destinasi
2 hari lalu

HUT ke-152 Pandeglang Bikin Tanjung Lesung Jadi Magnet Liburan, Ini Alasannya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news