Terungkap, Fakta Menarik Sragen Disebut Bumi Sukowati sejak Zaman Kerajaan Mataram

Kiki Oktaliani
Mengenal asal usul Sragen (Foto: Instagram@haryotogreenlovers)

JAKARTA, iNews.id - Ada fakta menarik kenapa Sragen disebut sebagai Bumi Sukowati. Anda mungkin kerap bertanya-tanya, mengapa Sragen kerap disebut dengan Bumi Sukowati?

Ya, penyebutan Sragen disebut Bumi Sukowati ini ternyata telah ada sejak masa pemerintahan Kerajaan Mataram Kuno, pada abad ke-7. Ketika masa pemerintahan Raja Rakai Walaing Kumbayoni mengungsi ke suatu daerah karena suatu peperangan, kemudian daerah tersebut dijuluki Sukowati. Oleh karena itu, Rakai Walaing Kumbhayoni dianggap sebagai nenek moyang Bumi Sukowati.

Asal Nama Sragen dan Sejarahnya

Perlu diketahui, Sragen muncul setelah Tumenggung Alap-Alap menyerahkan makanan dan legen, (fermentasi dari sari gula kelapa) dalam tebok (tempat makanan) dan bumbung (tempat minuman dari bambu) yang dibawa menggunakan tongkat kepada Pangeran Sukowati. Kabupaten Sragen bermula ketika meletusnya perang Mangkubumen pada 1746-1757. Pada saat itu Pangeran Mangkubumi adik dari Sunan Pakubuwono II sangat membenci kolonial Belanda, sehingga ingin menyatakan perang dengan Belanda.

Namun, timbul dilema yang dirasakan oleh Sunan Pakubuwono II atas adik dan pihak kolonial belanda. Tapi karena sudah berhutang budi kepada kompeni, beliau memberi bekal berupa Tombak Pusaka Keraton “Kanjeng Kyai Pleret” dan uang secukupnya. Sejarah peperangan Pangeran Mangkubumi dengan Kolonial Belanda inilah yang disebut perang Mangkubumen (1746-1757).

Dalam perjalanan perangnya Pangeran Mangkubumi beserta pasukannya tiba di Desa Pandak Karangnongko, masuk tlatah Sukowati. Di desa ini Pangeran Mangkubumi membentuk Pemerintahan Pemberontak Desa Pandak Karangnongko, dan menjadikan pusat pemerintahan Projo Sukowati, bahkan meresmikan namanya menjadi Pangeran Sukowati serta mengangkat beberapa pejabat pemerintahan.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Masuk Ancol Gratis Mulai 8 Juni 2026, Ini Syaratnya!

57 tahun lalu

Bukit Peramun Tawarkan Sensasi Hutan yang Indah, Turis Malaysia dan Singapura Dibidik!

57 tahun lalu

Indahnya Hutan Adat Imbo Putui, Suguhkan Keseimbangan Ekonomi dan Alam Berkelanjutan

57 tahun lalu

Bali Jadi Destinasi Favorit Wisatawan Prancis hingga Australia, Ini Faktanya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal