Sertifikat CHSE Pariwisata Sudah Menjangkau 6.153 Pelaku Usaha

Riyandy Aristyo
Sertifikat CHSE untuk geliatkan pariwisata (Foto: Kemenparekraf)

JAKARTA, iNews.id - Sebanyak 6.153 pelaku usaha di 297 daerah, dalam proses sertifikasi CHSE (kebersihan, kesehatan, keamanan, dan kelestarian lingkungan). Hal ini dilakukan demi mengembalikan kepercayaan masyarakat untuk berwisata.

"Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menargetkan 8.000 pelaku usaha tersertifikasi CHSE hingga akhir 2020," kata Juru Bicara Kemenparekraf, Prabu Revolusi saat dihubungi iNews.id, Senin (16/11/2020).

Sertifikasi diperlukan untuk menjamin kebersihan, kesehatan, keamanan, dan kelestarian lingkungan industri pariwisata seperti hotel, tempat wisata hingga restoran.

"Para pelaku wisata seperti pengelola hotel, restoran, tempat wisata, harus mempersiapkan protokol kebersihan, kesehatan, dan keamanan sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19," katanya.

Menurut Prabu, sejauh ini para pelaku usaha merespons dengan sangat baik program ini. Buktinya, setiap hari jumlah pelaku usaha yang tersertifikasi selalu bertambah. Program ini juga dipastikan bakal dilanjutkan tahun depan.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bangga! Indonesia Diakui sebagai Destinasi Ramah Muslim Terbaik Kedua Dunia

57 tahun lalu

Indonesia Peringkat 2 Dunia Destinasi Wisata Ramah Muslim, Kalahkan UEA!

57 tahun lalu

Bali Dinobatkan Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026, Kalahkan Paris dan Roma

57 tahun lalu

Di Balik Sunyi Puhsarang, Destinasi Religi Menyimpan Jejak Sejarah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal