Pesona Gunung Lumut, Negeri Dongeng di Timur Belitung yang Dipeluk Kabut

Dimas Andhika Fikri
Pesona Gunung Lumut (Foto: Dimas Andhika Fikri)

“Waktu terbaik untuk tracking di sini memang pada saat musim hujan. Tampilan lumutnya lebih segar dan lebih hijau. Kalau datangnya habis hujan, kabut-kabut juga masuk dalam sela pepohonan. Itu sebabnya banyak yang bilang Gunung Lumut ini seperti negeri dongeng,” ujar Kristianto Putra, Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Lindong Lumut kepada iNews beberapa waktu lalu. 

Lebih dari sekadar trekking, Gunung Lumut menyimpan kekayaan biodiversitas yang luar biasa. Sepanjang jalur, wisatawan dapat menjumpai berbagai jenis lumut seperti lumut daun, lumut hati, hingga lumut tanduk, bersanding indah dengan flora khas seperti anggrek bulan, kantong semar, pohon simpor, dan jamur pelawan yang bisa dikonsumsi.

Sisi fauna tak kalah unik—mulai dari tarsius, tokek endemik yang dijuluki Tokek Ahok, burung Rui yang dilindungi, hingga kelelawar yang dijuluki warga sebagai “vampir palsu”. Tak ketinggalan, kupu-kupu, kancil, hingga kijang liar turut memperkaya kehidupan liar di hutan ini.

Puncak Gunung Lumut menawarkan gardu pandang sederhana, namun strategis. Dari sini, mata dapat menyapu lanskap desa dan hamparan hutan yang berselimut kabut—spot favorit para fotografer yang ingin menangkap keindahan alami tanpa sentuhan artifisial.

Sejak 2021, kawasan ini resmi menjadi bagian dari Geopark Belitong yang diakui UNESCO. Pengelolaannya dilakukan sepenuhnya oleh warga setempat melalui Pokdarwis. Tiket masuknya pun terjangkau, mulai dari Rp125.000 per orang untuk minimal 4 orang dalam satu paket. Sudah termasuk trekking, minuman penyambut, sesi pengenalan budaya, hingga permainan tradisional seperti Lesong Ketintong dan Alu Beserang.

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bukit Peramun Tawarkan Sensasi Hutan yang Indah, Turis Malaysia dan Singapura Dibidik!

57 tahun lalu

Bukan Sekadar Tinju! Piala Danlanud 2026 Ubah Belitung Jadi Magnet Wisata Olahraga

57 tahun lalu

Slow Travel ke Bhutan, Layak Jadi Tujuan Liburan Berikutnya!

57 tahun lalu

Pramono Ungkap Jumlah Pengunjung Tempat Wisata di Jakarta Naik saat Libur Lebaran, Ragunan Tertinggi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal