Desa wisata ini juga memiliki ragam kuliner, seperti kue Depatori, kue yang berasal dari tepung beras yang dicampur dengan gula merah. Juga Pa'piong, olahan makanan seperti ayam, ikan, maupun daging yang dimasak menggunakan bambu. Desa Wisata Lembong Nonongan juga kaya akan ragam kain tenun dan hiasan manik-manik.
Selain itu, Desa Wisata Lembang Nonongan juga memiliki Tongkonan Nonongan. Tongkonan Nonongan merupakan rumah adat yang tertua serta memiliki historis tinggi, baik dari segi mitologi masyarakat Toraja maupun dari sistem kebudayaan serta adat istiadat yang berlaku hingga sekarang.
"Tadi saya melihat begitu banyak produk yang berpotensi bisa membuka usaha dan lapangan kerja. Akan menarik jika kita terus berinovasi, beradaptasi dan berkolaborasi," kata Sandiaga.
Guna mendukung pengembangan potensi ke depannya, Menparekraf mengatakan pihaknya akan menyiapkan pendampingan bagi pokdarwis setempat tentang pengelolaan desa wisata.
Nama Adat
Dalam kesempatan itu Menparekraf Sandiaga Uno mendapat kehormatan berupa pemberian nama adat Tandipau', yang disematkan oleh Ketua Lembaga Adat Lembang Wisata Nonongan, Tete Bumbungan. Penyematan nama adat ditandai dengan pengalungan sarung berwarna putih.