Pengalaman paling berkesan justru datang dari sentuhan teknologi modern di dalam museum bersejarah. Kiki mengaku terkesan dengan ruang immersive di Museum Wayang yang dinilainya membuat pengalaman belajar sejarah terasa jauh lebih menyenangkan bagi anak-anak.
“Tadi kami sudah ke Museum Keramik dan Museum Wayang. Pengalaman yang paling ikonik menurut saya ada di ruang immersive di Museum Wayang. Selain bisa menonton, kita juga bisa foto-foto karena ruangannya sangat interaktif,” ungkapnya.
Di sela hiruk-pikuk wisatawan domestik, turis mancanegara juga tampak menikmati atmosfer Kota Tua. Beberapa terlihat duduk santai di tepi pelataran sambil mengamati aktivitas warga lokal, sementara lainnya sibuk mengabadikan detail arsitektur gedung-gedung bersejarah yang masih berdiri kokoh di tengah modernitas Jakarta.
Kota Tua akhirnya bukan lagi sekadar destinasi sejarah yang identik dengan bangunan tua dan museum sunyi. Kawasan ini kini tampil sebagai wajah baru wisata urban Jakarta — tempat di mana sejarah terasa hidup, dekat, dan menyenangkan untuk segala usia.