Keunikan Desa Wisata Sade, Ada Rumah Sasak Berlapis Kotoran Kerbau hingga Kawin Culik

Kiki Oktaliani
Desa wisata Sade di Lombok (Foto: Instagram @adedokq)

Rumah Adat Suku Sasak

Warga Desa Sade hingga kini masih mempertahankan gaya bangunan tradisionalnya, yaitu Bale. Material rumah Bale atapnya terbuat dari ijuk atau ilalang kering. Sedangkan untuk dindingnya terbuat dari anyaman bambu. Lantainya juga berupa tanah liat yang dicampur dengan sedikit sekam padi. Uniknya, untuk membersihkan lantai rumah tersebut masyarakat Suku Sasak menggunakan kotoran kerbau dengan sedikit air selama seminggu sekali, atau saat-saat tertentu menjelang upacara adat. 

Diketahui, kotoran kerbau ini dapat membersihkan debu, serta memperkuat dan menghaluskan lantai. Menggunakan bahan-bahan alami, penghuni rumah tak akan merasa kepanasan di saat cuaca terik, dan tetap terasa hangat di kala malam. Terdapat sekitar 150 rumah Bale, dan dihuni oleh 750 orang Suku Sasak. Untuk melihat keseluruhan desa, wisatawan bisa mendaki ke titik tertingginya, dikarenakan lanskap Desa Sade yang berundak.

Tradisi Kawin Culik

Tak hanya sekadar melihat-lihat bangunan tradisional masyarakat Suku Sasak, wisatawan bisa mengetahui secara langsung tentang tradisi kawin culik dari pemandu wisata. Tradisi kawin culik merupakan cara pemuda Suku Sade akan menikahi gadis idamannya. Para pemuda Suku Sasak, secara diam-diam akan menculik sang kekasih dan membawanya ke rumah kerabat pada malam hari. Keesokan hari, baru sang pemuda membicarakan tentang pernikahan dengan keluarga si gadis. Tak hanya rumah adat, tradisi kawin culik, masih banyak lagi kebudayaan masyarakat Suku Sasak yang sangat menarik untuk diketahui. Berkunjung ke desa ini benar-benar akan menjadi pengalaman tak terlupakan yang bisa wisatawan dapatkan.

Lokasi Desa Wisata Sade

Secara administratif, Desa Sade terletak di Rembitan, Pujut, Rembitan, Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

Itulah seputar keunikan Desa Wisata Sade yang bisa diketahui pengunjung yang berlibur ke Lombok, NTB.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
Destinasi
5 hari lalu

Ada Si Pitung di Kota Tua Jakarta, Pesilat Betawi yang Curi Perhatian!

Destinasi
5 hari lalu

Hari Terakhir Libur Panjang, Ribuan Orang Wisata di Kota Tua Jakarta

Destinasi
5 hari lalu

10 Tempat Wisata Paling Ramai Dikunjungi saat Lebaran 2026 versi Kemenpar, Malioboro Nomor 1!

Destinasi
5 hari lalu

HUT ke-152 Pandeglang Bikin Tanjung Lesung Jadi Magnet Liburan, Ini Alasannya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal