"Misal, kalau lagi sabunan dimatikan dulu kerannya. Memang sudah karena kayaknya gak puas kalau gak diputar maksimal. Tapi saya jelasin itu sama bersihnya," kata Andien melalui keterangannya belum lama ini.
Tak hanya itu, Andien sebagai orang tua juga merasakan manfaatnya dalam mengajarkan kepada anak-anak, untuk bijak menggunakan air. "Saya mengajarkan kepada anak saya sendiri, apa permasalahan terkait air yang ada saat ini dan bagaimana kita bisa ikut serta melestarikan air secara menarik. Salah satunya melalui platform digital atau buku cerita," kata Andien.
Andien juga mengapresiasi program edukasi “Pahlawan Cilik Bijak Air” yang dihadirkan oleh Danone Indonesia bersama Program Studi Teknik Lingkungan, Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Indonesia dan Sekolah.mu, yang mengembangkan program edukasi air bagi siswa Sekolah Dasar (SD) bertema Pahlawan Cilik Bijak Air.
Karyanto Wibowo, Direktur Sustainable Development Danone Indonesia mengatakan, program edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan mendorong aksi perubahan sejak usia anak-anak. "Sejalan dengan strategi keberlanjutan perusahaan, Danone Impact Journey, Danone Indonesia berkomitmen menyediakan produk berkualitas untuk menghadirkan kesehatan bagi masyarakat Indonesia sekaligus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan di Indonesia.
"Salah satu wujud komitmen tersebut adalah melakukan aksi kolaboratif dengan sejumlah mitra untuk melestarikan sumber daya air. Kali ini, komitmen tersebut kami wujudkan melalui kolaborasi bersama Universitas Indonesia dan Sekolah.mu, mengembangkan program edukasi air bertajuk Pahlawan Cilik Bijak Air," kata Karyanto.