Bantu Pulihkan Ekonomi Kreatif di Masa Pandemi, Beli Produk UMKM Jangan Ditawar

Muhammad Sukardi
Beli Kreatif lokal (Foto: Sukardi)

Dia meminta kepada masyarakat yang cukup dalam hal finansial untuk ikut menyejahterakan para pelaku UMKM ini di masa pandemi. Dari pembelian kecil saja, itu sudah sangat membantu UMKM ini tetap bertahan di masa pandemi yang sangat sulit ini.

"Masih ada harapan. Kita harus optimistis. Kita-kita yang masih punya pendapatan dan ada lebihnya, yuk membantu para UMKM ini tetap bertahan di tengah pandemi. Di sinilah tempatnya berbuat sesuatu untuk orang lain," kata Nia.

Nia juga meminta kepada masyarakat agar saat membeli produk UMKM tidak usah menawar, terlebih jika produk yang dijual memiliki nilai atau value yang besar dalam kemurnian budayanya.

Misalnya, pada kain ulos atau songket, kata Nia, kita tahu bersama kalau untuk membuat sehelai kain ulos itu membutuhkan waktu yang tak sebentar bahkan bisa sampai 3 hingga 6 bulan.

"Kita harus mencintai, menghargai, dan tentunya membeli produk UMKM yang membawa unsur budaya di dalamnya. Jadi, sebaiknya jangan menawar barang karena ada perjuangan panjang untuk bisa membuat produk tersebut," ujar Nia.

Sependapat dengan Nia Niscaya, salah satu pelaku usaha, Riana Panggabean berharap semakin banyak masyarakat yang bisa menghargai budaya lewat produk fashion salah satunya kain ulos.

"Dari satu helai kain ulos itu, bukan hanya proses pembuatannya yang panjang, tapi di sana juga ada doa yang terselip dari para pengrajin. Jadi, nilainya itu sangat besar, susah diduitin sebenarnya," kata Riana pemilik butik Solu Ulos.

Dia pun berharap dengan adanya 'Beli Kreatif Danau Toba Fair' yang diselenggarakan Kemenparekraf, bisa menjadi pintu rezeki untuk pelaku UMKM. "Semoga dengan adanya acara ini, bisa mengobati masalah finansial yang banyak sekali dikeluhkan pelaku UMKM juga sebagai wadah mengenalkan budaya kepada generasi muda," ujarnya.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
Nasional
1 bulan lalu

Puluhan Pencipta Lagu Laporkan LMKN ke KPK Buntut Royalti Rp14 Miliar Tak Cair

Bisnis
2 bulan lalu

Menteri Ekraf Sebut Pacu Ekspor dan Serap 27,4 Juta Pekerja Sepanjang 2025

Bisnis
2 bulan lalu

Kementerian Ekraf Apresiasi 6 Kabupaten/Kota yang Dukung Ekosistem Kreatif

Bisnis
2 bulan lalu

Kemenekraf Dukung Campus Connect 2025 di Untar, Dorong Talenta Muda Kuasai Jurnalistik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal