Orang Indonesia Tak Lagi Tertarik Promo Cashback? Ini Faktanya! 

Muhammad Sukardi
Ilustrasi memegang hp. (Foto: Ilustrasi AI)

JAKARTA, iNews.id – Era berburu cashback tampaknya mulai bergeser. Survei terbaru Ipsos Indonesia menemukan bahwa masyarakat kini lebih mempertimbangkan keamanan dibandingkan promo saat memilih bank digital

Sebanyak 65 persen responden menilai keamanan menjadi faktor terpenting, sementara promo dan cashback dipilih oleh 54 persen responden.

Temuan ini mengindikasikan adanya perubahan perilaku konsumen seiring semakin matangnya penggunaan layanan keuangan digital di Indonesia. Masyarakat kini tidak hanya mengejar keuntungan jangka pendek berupa insentif, tetapi juga mempertimbangkan keamanan dana dan keandalan layanan dalam jangka panjang.

Managing Director Ipsos Indonesia Hansal Savla mengatakan, meningkatnya perhatian terhadap aspek keamanan menunjukkan bahwa konsumen semakin memahami berbagai risiko maupun manfaat dari layanan perbankan digital.

"Seiring berkembangnya ekosistem perbankan digital di Indonesia, konsumen semakin memahami bahwa keamanan bukan hanya soal perlindungan data," kata Hansal Savla dalam keterangan resminya, Senin (13/7/2026). 

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Isu KUR di Jember, Ibrahim Assuaibi: Jangan Salahkan Bank BUMN Penyalur

57 tahun lalu

Dipanggil DPRD, Bank Jombang Sebut Nenek Ngatini 15 Kali Pinjam Uang hingga Rp100 Juta

57 tahun lalu

Percepat Tranformasi Digital, Bank Jakarta Raih Penghargaan Digital Brand

57 tahun lalu

Promo Libur Sekolah Naik Whoosh Masih Berlaku, Ada Diskon Tiket hingga Rp200.000

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal