Bersaing dengan OTT, Operator Seluler Indonesia Punya Tekanan Besar

Tangguh Yudha
Bersaing dengan OTT, Operator Seluler Indonesia Punya Tekanan Besar (Foto: Tangguh)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengakui industri operator seluler di Indonesia tak sedang baik-baik saja. Karena, bisnis mereka tersaingi dengan platform over the top (OTT).

Direktur Jenderal SDPPI, Ismail menyebut operator seluler sekarang mempunyai tekanan yang sangat berat. Besarnya kebutuhan OTT akan infrastruktur telekomunikasi di Indonesia tak dibarengi lancarnya investasi.

"Income mereka (operator seluler) ini ternyata makin hari makin berat, tersaingi dengan over the top seperti WhatsApp, Google, Netflix, dan sebagainya yang memanfaatkan infrastruktur digital yang besar," kata Ismail.

OTT, kata Ismail, bisnisnya besar sementara infrastruktur membutuhkan investasi yang sangat besar apalagi negara seperti kita mengcover dari Sabang sampai Merauke. Industri ini memiliki tekanan yang sangat berat.

Menurut Ismail, Kominfo hingga sekarang terus menjalin komunikasi antar-pihak terkait demi mencari win-win solution kedua belah pihak. Meski belum menemukan titik terang, upaya mencari jalan tengah terus dilakukan.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
Nasional
6 jam lalu

OTT KPK di KPP Banjarmasin Kalsel terkait Restitusi Pajak

Nasional
7 jam lalu

Breaking News: KPK Gelar OTT di KPP Banjarmasin Kalsel

Film
6 hari lalu

Vision+ Menuju Ekspansi Global, Microdrama Jadi Pilar Utama!

Film
6 hari lalu

Adaptif! Vision+ Kombinasikan Live Action dengan Teknologi AI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal