Bersaing dengan OTT, Operator Seluler Indonesia Punya Tekanan Besar

Tangguh Yudha
Bersaing dengan OTT, Operator Seluler Indonesia Punya Tekanan Besar (Foto: Tangguh)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengakui industri operator seluler di Indonesia tak sedang baik-baik saja. Karena, bisnis mereka tersaingi dengan platform over the top (OTT).

Direktur Jenderal SDPPI, Ismail menyebut operator seluler sekarang mempunyai tekanan yang sangat berat. Besarnya kebutuhan OTT akan infrastruktur telekomunikasi di Indonesia tak dibarengi lancarnya investasi.

"Income mereka (operator seluler) ini ternyata makin hari makin berat, tersaingi dengan over the top seperti WhatsApp, Google, Netflix, dan sebagainya yang memanfaatkan infrastruktur digital yang besar," kata Ismail.

OTT, kata Ismail, bisnisnya besar sementara infrastruktur membutuhkan investasi yang sangat besar apalagi negara seperti kita mengcover dari Sabang sampai Merauke. Industri ini memiliki tekanan yang sangat berat.

Menurut Ismail, Kominfo hingga sekarang terus menjalin komunikasi antar-pihak terkait demi mencari win-win solution kedua belah pihak. Meski belum menemukan titik terang, upaya mencari jalan tengah terus dilakukan.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

8 Warga Kena OTT Dinas Lingkungan Hidup di Jaksel, Tepergok Buang Sampah Sembarangan

57 tahun lalu

Pakai Rompi Oranye, ASN BPK Digiring ke Mobil Tahanan usai Terjaring OTT KPK

57 tahun lalu

Terjaring OTT KPK, Bupati Muara Enim Edison Diduga Terima Suap Proyek di Pemkab

57 tahun lalu

Ini Kasus yang Menjerat Bupati Muara Enim Edison saat Terjaring OTT KPK 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal