Bersaing dengan OTT, Operator Seluler Indonesia Punya Tekanan Besar

Tangguh Yudha
Bersaing dengan OTT, Operator Seluler Indonesia Punya Tekanan Besar (Foto: Tangguh)

"Jangan sampai karena dia melambat kekuatan finansial makin rendah maka ya gak bisa berkembang. Kita melihat telekomunikasi sebagai kebutuhan pokok masyarakat. Jangan sampai ada banyak daerah yang nantinya gak bisa dilayani," tuturnya. 

Salah satu langkah membuat industri telekomunikasi kembali bergairah dengan memberikan insentif di pembangunan jaringan telekomunikasi kepada operator seluler. Namun, menurutnya rencana ini masih belum bisa direalisasikan sampai saat ini karena masih harus berkomunikasi lagi.

"Sedang kami diskusikan, masukan-masukan dan sebagainya, dan hal ini belum kami putuskan karena butuh koordinasi dengan kementerian keuangan, berkoordinasi dengan BPKP dan sebagainya," ujar Ismail.

Sekadar informasi, Ketua Bidang Infrastruktur Telematika Nasional Mastel, Sigit Puspito Wigati Jarot juga menyebut pemerintah Indonesia perlu meregulasi platform OTT secara lebih ketat. Pasalnya jika dibiarkan terlalu lama, ketimpangan pendapatan antara OTT dengan para operator seluler akan menyebabkan industri telekomunikasi tidak sehat.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
Nasional
8 jam lalu

OTT KPK di KPP Banjarmasin Kalsel terkait Restitusi Pajak

Nasional
9 jam lalu

Breaking News: KPK Gelar OTT di KPP Banjarmasin Kalsel

Film
6 hari lalu

Vision+ Menuju Ekspansi Global, Microdrama Jadi Pilar Utama!

Film
6 hari lalu

Adaptif! Vision+ Kombinasikan Live Action dengan Teknologi AI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal