Luar Angkasa Diisi Planet Pengembara, Teleskop Baru NASA Akan Bantu Mencarinya

Dini Listiyani
Rendering Nancy Grace Roman Telescope (Foto: NASA)

Ini terjadi ketika cahaya dari objek yang jauh seperti bintang melengkung melalui gaya gravitasi yang diberikan oleh objek masif, seperti planet. Ketika warping ini terjadi, cahaya dari bintang yang jauh menjadi lebih besar, memudahkan para ilmuwan untuk mengungkap informasi baru tentang objek masif di depannya, termasuk planet-planet pengembara yang mungkin tetap tidak terlihat sama sekali.

Pelensaan mikro gravitasi telah digunakan selama lebih dari tiga dekade. Tapi, dengan kemampuan teleskop Romawi diharapkan dapat mengungkap planet-planet pengembara dan gelap yang tidak pernah terlihat sebelumnya.

"Sinyal microlensing dari planet pengembara hanya berlangsung antara beberapa jam dan beberapa hari dan kemudian hilang selamanya. Hal ini membuat mereka sulit untuk diamati dari Bumi, bahkan dengan banyak teleskop. Roman adalah pengubah permainan untuk pencarian planet pengembara," kata astrofisikawan Matthew Penny dari Louisiana State University.

Sekarang, masih ada beberapa tahun sebelum Nancy Grace Roman Space Telescope dapat beroperasi dan menatap ke dalam kegelapan. Tapi, dengan misi yang dijadwalkan meluncur pada 2025, para astronom tidak perlu menunggu lama.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Meteor yang Tabrak Atmosfer Bumi Picu Dentuman dan "Gempa" di AS Ternyata Seukuran Gajah

57 tahun lalu

Meteor Tabrak Atmosfer Bumi Picu Ledakan Dahsyat, Melesat 120.000 Km per Jam

57 tahun lalu

Trump: AS Akan Kalahkan China dalam Perlombaan Menjelajahi Bulan

57 tahun lalu

Misi Kelilingi Bulan Usai, 4 Astronaut Artemis 2 Kembali ke Bumi dengan Selamat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal