Bug Gmail Bisa Digunakan Hacker untuk Memalsukan E-mail

Dini Listiyani
Aplikasi Gmail (Foto: Unsplash)

Seperti diketahui, penjahat siber selalu punya cara untuk menjebak para korbannya. Pada Maret lalu, informasi mengenai virus corona banyak dimanfaatkan penjahat siber untuk menjebak korbannya.

Pada saat itu, Kaspersky menemukan lebih dari 30 file berbahaya tersebar dengan kedok dokumen terkait coronavirus. Para ahli juga mendeteksi sampel e-mail spam yang menawarkan masker oksigen.

E-mail spam yang didistribusikan kepada pengguna mencakup informasi mengenai masker yang mengklaim dapat melindungi dari berbagai virus di udara, termasuk korona. Usai pengguna mengklik link pada e-mail, mereka akan diarahkan ke sebuah laman dengan penawaran masker tersebut.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Google–LALIGA Berhasil Tekan Pembajakan Secara Besar-besaran

57 tahun lalu

Menkes Mendadak Sarankan Pakai Masker jika di Luar Rumah, Ada Apa?

57 tahun lalu

Thailand Temukan Varian Baru Virus Corona, Berbahayakah?

57 tahun lalu

Dukcapil Minta Warga Tak Sembarangan Fotokopi e-KTP, Ini Bahayanya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal