Baju Luar Angkasa Generasi Baru Mahal, NASA Habiskan Rp6 Triliun untuk Pengembangan Teknologi

Dini Listiyani
NASA Habiskan Rp6 Triliun untuk Pengembangan Teknologi Baju Luar Angkasa (Foto: Unsplash/NASA)

JAKARTA, iNews.id - Salah satu inovasi paling ikonik NASA adalah pakaian antariksanya. Ditampilkan dalam gambar dan videot selama beberapa dekade terakhir, pakaian ini dirancang untuk melindungi astronot dari bahaya luar angkasa. 

Seperti yang dibayangkan kebanyakan orang, setelah luar angkasa sangat kompleks dan dengan kerumitan itu harganya pun tidak akan murah. Badan antariksa telah menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk mengembangkan setelan generasi berikutnya. 

Menurut laporan audit yang diterbitkan oleh Kantor Inspektur Jenderal NASA harga baju juga telah terbukti sangat mahal dengan ratusan juta dolar telah dihabiskan. Berapa harga satu baju luar angkasa NASA?

Pakaian luar angkasa NASA sekarang disebut Extravehicular Mobility Unit (EMU) dirancang lebih dari empat dekade lalu. Meskipun tampaknya berfungsi sebagai pakaian pelindung bagi astronot, EMU pada kenyataannya adalah sejenis kendaraan.

EMU menampilkan beberapa komponen yang terintegrasi bersama untuk membentuk setelan yang lengkap, termasuk Hard Upper Torso, Lower Torso Assembly, sistem pendukung kehidupan, helm, dan banyak lagi.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
2 tahun lalu

Pakaian Luar Angkasa Astronot Bocor, NASA Tunda Spacewalk ISS Berikutnya hingga Akhir Juli

2 tahun lalu

Berwarna Merah, Objek Berbentuk Manusia Salju di Luar Angkasa Mengandung Gula 

2 tahun lalu

Mulai Perjalanan Baru, Pesawat Luar Angkasa Psyche Tembakan Cahaya Biru

2 tahun lalu

Misi Pertanian di Bulan Bakal Dilakukan pada 2026, Ini yang Diamati

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal