Waspada, Mata-Mata Siber Intai Pengguna Seluler di Asia Tenggara

Dini Listiyani
Territory Channel Manager Kaspersky SEA-Indonesia Dony Koesmandarin (Foto: iNews.id/Dini)

JAKARTA, iNews.id - Para penjahat siber terus mempunyai cara baru untuk melancarkan aksinya. Perusahaan-perusahaan keamanan siber global mengungkap tren dalam lanskap ancaman di Asia Tenggara.

Salah satunya adalah peningkatan aktivitas kelompok-kelompok Advanced Persistent Threats (APT) utama yang melancarkan kegiatan cyberpionage canggih. Isitilah APT mungkin terdengar asing di sebagian masyarakat Indonesia.

APT adalah serangan kompleks yang terdiri atas banyak komponen berbeda, termasuk menyebarkan phishing dalam e-mail. Kelompok APT juga melakukan exploit, mengindeks malware, dan juga melakukan root (penyembunyian).

Layaknya kebanyakan penjahat siber, APT menargetkan segala bentuk data sensitif. Namun perilaku APT sulit ditemukan, bahkan oleh software anti-malware biasa.

"APT agak sulit ditemukan anti-malware biasa. Saat diinject dia tidak memperlihatkan aktivitas seperti malware biasanya. Jadi, antimalware tradisional tidak dapat mendeteksinya," kata Territory Channel Manager Kaspersky SEA-Indonesia Dony Koesmandarin saat jumpa dengan media, Rabu (26/2/2020).

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
Seleb
2 hari lalu

Hacker Akun Instagram Ahmad Dhani Terdeteksi! Ternyata...

Seleb
3 hari lalu

Akun Instagram Ahmad Dhani Normal Lagi usai Bikin Gaduh Medsos!

Seleb
3 hari lalu

Akun Instagram Ahmad Dhani Kena Hack, Mendadak Jual Logam Mulia!

Nasional
7 bulan lalu

Purbaya Panggil Hacker Benahi Keamanan Coretax: Hacker Kita Jago, Ditakuti Dunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal