Meski, di masa depan akan terjadi pergeseran kehidupan. Orang-orang akan sangat mudah mendapatkan nasihat medis yang hebat, pun bimbingan belajar dan mendapatkannya secara gratis.
Terlepas dari itu, ada perdebatan yang besar tentang peran manusia di masa depan yang diprediksi bakal didominasi oleh AI. Sementara itu, masih ada keyakinan bahwa AI hanyalah alat bantu supaya manusia bisa bekerja lebih optimal, tidak sampai menggantikan peran manusia.
CEO Microsoft AI Mustafa Suleyman percaya bahwa transformasi pekerjaan melalui AI akan memiliki dampak yang sangat tidak stabil.
"AI hanya akan meningkatkan kecerdasan manusia untuk sementara. Teknologi itu akan membuat manusia lebih cerdas dan lebih efisien untuk sementara waktu, dan akan membuka pertumbuhan ekonomi yang sangat besar, tapi pada dasarnya alat ini akan menggantikan tenaga kerja," kata Suleyman dalam bukunya The Coming Wave yang diterbitkan 2023.
"Terlepas dari itu semua, akan ada beberapa hal yang tidak bisa digantikan oleh AI dari manusia," tambah Gates.