Google Garap Mikroskop Bertenaga AI, Bisa Bantu Dokter Mengenali Kanker

Dini Listiyani
Google Garap Mikroskop Bertenaga AI (Foto: Google)

JAKARTA, iNews.id - Google telah membuat prototype Augmented Reality Microscope (ARM). Prototype ini menggabungkan peningkatan kecerdasan buatan atau AI untuk melapisi indikator visual secara real-time. 

Penambahan AI diduga memudahkan pengklasifikasian sampel dan mengidentifikasi keberadaan sel kanker atau patogen. ARM pertama kali diperkenalkan ke publik pada 2018 dan belum digunakan untuk mendiagnosis pasien. 

Saat ini, terdapat 13 prototipe ARM, dan pengujian signifikan masih diperlukan sebelum dapat membantu dokter sehari-hari. Namun, kata Google, tujuannya menciptakan sistem yang dapat dipasang pada mikroskop cahaya yang ada di rumah sakit dan klinik.

Mikroskop yang dilengkapi ARM kemudian dapat memberikan berbagai umpan balik visual, termasuk teks, panah, kontur, peta panas, atau animasi, masing-masing disesuaikan dengan tujuan penilaian yang unik.

Unit Inovasi Pertahanan Departemen Pertahanan dilaporkan telah merundingkan perjanjian dengan Google, yang akan memungkinkan distribusi ARM melalui militer. Diharapkan ARM dapat tersedia untuk beberapa pengguna pemerintah pada musim gugur ini. 

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
4 hari lalu

Gemini Makin Fasih Berbahasa Lokal, 84 Persen Pengguna Berinteraksi dengan Bahasa Indonesia

4 hari lalu

Pengguna Gemini di Asia Tenggara Naik 2 Kali Lipat, Indonesia Jadi Pasar Paling Aktif

10 hari lalu

Praktisi Pendidikan Ungkap Peran Jurist Tan dan Orang Dalam Google di Kasus Korupsi Laptop

29 hari lalu

Google–LALIGA Berhasil Tekan Pembajakan Secara Besar-besaran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal