Efisiensi, Perusahaan di Indonesia mulai Migrasi Manfaatkan Teknologi AI

Dani M Dahwilani
Dinilai lebih efisien, sejumlah perusahaan di Indonesia mulai beralih ke teknologi kecerdasan buatan (AI). (Foto: Ilustrasi/Ist)

Tjin Tak Wong menuturkan sebagai pemilik lebih dari 35.000 menara telekomunikasi dan pengelola 56.000 segmen serat optik yang tersebar dari Sabang hingga Merauke, Protelindo menghadapi tantangan operasional berskala besar. Sejak mengadopsi teknolog AI pada 2020, Protelindo mencatat mampu menyelesaikan proses penagihan hanya dalam satu minggu—tanpa tambahan tenaga kerja. 

Area Vice President, Growth Sales International Region UiPath, Richard Spence mengatakan Protelindo adalah contoh nyata bagaimana otomasi dapat merevolusi cara bekerja dan mengatasi tantangan bisnis. 

"Seiring dengan pergeseran menuju era agentic AI, agentic automation menjadi kunci bagi bisnis untuk mendapatkan kelincahan dan kecepatan dalam membuka peluang serta potensi baru,” ujarnya.

Untuk bergerak cepat, sejumlah perusahaan kini membekali karyawan dengan pengetahuan dan keterampilan terkait teknologi terkini, seperti kecerdasan buatan (AI) dan otomasi. 

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Internet
3 hari lalu

Komdigi Buka Lagi Akses Grok AI di Indonesia, Pengawasan Ketat Harga Mati!

Internet
3 hari lalu

Usai Blokir Dibuka, Grok Dipantau Ketat Komdigi!

Internet
3 hari lalu

Komdigi Akui Serangan Siber Makin Canggih gegara AI: Ada Zero Click Attack!

Internet
8 hari lalu

Kembangkan Kecerdasan Buatan, Grab Operasikan Lebih 1.000 Model AI dan Machine Learning

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal