Anak Usia 13-16 Tahun Dibatasi Pakai Medsos Mulai Tahun Depan, Ini Dampaknya

Mei Sada Sirait
Pemerintah melalui Kemkomdigi akan menerapkan pembatasan akses media sosial untuk anak berusia 13-16 tahun. (Foto: AI)

2. Kesehatan Mental Lebih Terjaga

Media sosial sering menjadi tempat perbandingan mulai soal penampilan, popularitas, hingga pencapaian hidup. Bagi remaja yang masih mencari jati diri, paparan ini bisa memicu rasa tidak percaya diri dan kecemasan.

Tidak aktif di media sosial, remaja terbebas dari tekanan untuk terlihat “sempurna”. Mereka bisa fokus mengenal diri sendiri, tanpa harus terus mengukur nilai diri dari likes, komentar, atau jumlah pengikut.

3. Tidur Lebih Berkualitas

Salah satu manfaat paling terasa dari larangan media sosial adalah pola tidur yang lebih sehat. Tanpa kebiasaan scrolling hingga larut malam, remaja cenderung tidur lebih awal dan bangun dengan kondisi fisik yang lebih segar.

Apalagi tidur yang cukup berperan penting dalam konsentrasi belajar, kestabilan emosi, dan perkembangan otak yang sangat krusial di masa remaja.

4. Lebih Produktif dan Kreatif

Ketika waktu layar berkurang, remaja terdorong mencari aktivitas lain untuk mengisi hari. Mulai dari olahraga, membaca, menggambar, bermain musik, hingga mencoba hobi baru yang sebelumnya terabaikan.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Duel Maut Remaja di Cilincing Jakut Dipicu Saling Ejek di Medsos, 1 Tewas Dibacok

57 tahun lalu

Daftar Medsos yang Dilarang untuk Anak-Anak di Inggris, TikTok hingga Instagram!

57 tahun lalu

Tak Hanya Melarang Medsos, Inggris Perketat Penggunaan AI bagi Anak dan Remaja

57 tahun lalu

Ikuti Indonesia, Inggris Resmi Melarang Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal