Peneliti Kembangkan Smartwatch Bisa Deteksi Covid-19 Lewat Keringat

Intan Rakhmayanti Dewi
Ilmuwan dari University of Texas di Dallas, meneliti perangkat seukuran jam tangan yang dapat menganalisis keringat dan dapat melihat tanda-tanda badai sitokin disebabkan Covid-19. (Foto: Daily Mail)

DALLAS, iNews.id -Smartwatch atau jam tangan pintar kini banyak dikembangkan untuk berbagai hal. Salah satunya kesehatan.

Baru-baru ini, ilmuwan dari University of Texas di Dallas, meneliti perangkat seukuran jam tangan yang dapat menganalisis keringat dan dapat melihat tanda-tanda badai sitokin yang akan datang disebabkan Covid-19 dan infeksi lain.

Fenomena tersebut terjadi ketika bahan kimia dalam aliran darah yang disebut sitokin, berkembang biak dengan cepat dan tidak terkendali. Bahan kimia ini dirancang untuk membatasi dan mengontrol sistem kekebalan tubuh dan jika salah dapat menyebabkan peradangan dan kerusakan organ.

Pada awal pandemi Covid-19, para dokter menyadari pasien yang mengembangkan 'badai sitokin' seringkali merupakan yang paling berisiko tinggi meninggal.

Untuk itu, para peneliti mengembangkan strip sensor dengan antibodi terhadap tujuh protein pro-inflamasi dan mengujinya pada enam orang sehat dan lima orang dengan flu, virus lain yang dapat memicu badai sitokin.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

57 tahun lalu

KUR BRI Bantu Warung Asep Bangkit Lagi, Jadi Penyelamat saat Usaha Terpuruk

57 tahun lalu

Tubuh Tak Berkeringat Bisa Picu Overheat hingga Heat Stroke, Apa Itu?

57 tahun lalu

Thailand Temukan Varian Baru Virus Corona, Berbahayakah?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal