Dia menilai keputusan tersebut sangat tidak ideal bagi kondisi tim yang baru saja menjalani pertandingan intens di fase grup.
“Hari ini sangat penting untuk pemulihan. Kami diminta naik pesawat dan kembali ke kamp di Tijuana, dan kami sangat terganggu dengan hal itu,” ucapnya.
Ghalenoei juga menegaskan situasi tersebut menambah tekanan besar bagi timnya di turnamen ini.
“Mereka memaksa kami pergi lebih awal. Situasi ini semakin sulit, banyak hambatan, tapi kami tidak akan menyerah,” katanya.
Dalam pernyataan lainnya, Ghalenoei menyebut Iran berada dalam kondisi yang sangat berat dibanding tim lain di turnamen.