88INGLEWOOD, iNews.id – Kapten Timnas Iran Mehdi Taremi mengakui timnya menghadapi pengalaman yang sangat menantang di Piala Dunia 2026 akibat perang yang melibatkan negaranya dengan Amerika Serikat, salah satu tuan rumah turnamen tersebut.
Iran tiba di kawasan Los Angeles pada Minggu (14/6/2026) setelah meninggalkan pusat latihan mereka di Tijuana, Meksiko. Lokasi tersebut berada sekitar 225 kilometer dari stadion tempat Iran dijadwalkan menghadapi Selandia Baru pada laga pembuka fase grup, Senin (15/6/2026) malam waktu setempat.
Perjalanan Iran menuju Piala Dunia tidak berjalan mulus. Setelah perang pecah, kamp latihan tim dipindahkan dari wilayah Amerika Serikat. Selain itu, skuad Iran juga harus menghadapi berbagai gangguan lain, termasuk persoalan visa yang memengaruhi persiapan mereka.
Taremi mengungkapkan ketegangan sudah dia rasakan sejak pertama kali tiba di ajang tersebut. Menurut dia, kondisi itu membuat suasana Piala Dunia berbeda dibandingkan turnamen-turnamen sebelumnya.
"Saya merasakan ketegangan sejak momen pertama kami tiba di Piala Dunia ini. Dalam turnamen apa pun, ketika ada ketegangan, kami tidak akan mendapatkan pengalaman indah yang selalu kami bicarakan, yaitu perdamaian dan kegembiraan," kata Taremi melalui penerjemah, dikutip dari Daily Mail.