"Anda tahu, yang kami coba lakukan adalah memenangkan setiap pertandingan. Dan apakah itu pelatih dari Korea atau bukan, saya tidak peduli," tegasnya.
Dengan pengalaman panjang sebagai pemain top Eropa, termasuk pernah meraih Liga Champions bersama PSV Eindhoven, Vanenburg menegaskan mentalnya sudah teruji. Dia ingin mental tersebut menular kepada para pemain muda Indonesia.
"Anda tahu, bagi saya ini bukan pertama kalinya. Saya sudah memenangkan Liga Champions, semuanya. Saya tidak memikirkan pelatih Korea. Saya memikirkan tim saya. Itulah yang saya pikirkan," ujar pelatih asal Belanda itu.
Meski mengakui kualitas lawan, Vanenburg menegaskan fokusnya hanya pada skuad Garuda Muda.
"Dan saya menghormati Korea, tetapi saya fokus pada tim saya. Jadi saya tidak peduli tentang itu. Satu-satunya hal yang saya inginkan adalah mengalahkan mereka," pungkasnya.