“Menurut saya, itu juga memberi FIFA lebih banyak waktu untuk memutuskan apa yang akan dilakukan Iran. Jika Iran mundur, kami masuk ke Piala Dunia dan memberi kesempatan kepada UEA, yang kami kalahkan di kualifikasi, untuk bersiap menghadapi Bolivia atau Suriname,” lanjut dia.
Hingga kini FIFA belum memberikan respons resmi terhadap pernyataan Donyamali. Sumber dari Konfederasi Sepak Bola Asia menyampaikan mereka terus memantau perkembangan situasi.
“Hal yang berkaitan dengan Piala Dunia berada dalam kewenangan FIFA. Pada tahap ini, terlalu dini untuk berspekulasi lebih jauh,” kata sumber tersebut.
Dengan nilai besar dari satu tiket Piala Dunia, konfederasi Asia diperkirakan akan mendorong kuat agar pengganti Iran berasal dari kawasan mereka. Sementara itu, playoff Eropa baru selesai pada akhir Maret sehingga keputusan FIFA kemungkinan baru muncul pada awal April.
“Saya memperkirakan keputusan tidak akan diambil hingga seluruh playoff terakhir selesai dan FIFA akan mengambil pendekatan yang pragmatis serta konsultatif terhadap situasi ini,” ujar Kitching.