Skandal Gelap Inter Milan: Helenio Herrera Gunakan Kekerasan dan Obat Terlarang demi Kemenangan

Reynaldi Hermawan
Helenio Herrera, Il Mago Inter Milan, memadukan kejeniusannya di sepak bola dengan metode gelap termasuk psikologis, kekerasan, dan obat peningkat performa. (Foto: The Sun)

Inter di bawah Herrera memenangkan tiga Scudetto, dua Piala Eropa berturut-turut (1964-1965), dan Coppa Italia. Namun intensitasnya tidak berhenti di lapangan.

Setelah ibunya meninggal, Herrera pernah menyerang penggemar Atletico yang menghina mendiang ibunya. Fitzpatrick menulis:

“Begitu HH melihatnya, dia melompat. Dia menendang dan memukul, memukuli penggemar itu seperti keledai. Herrera bahkan ingin memasukkan bola biliar ke mulut penggemar untuk menghentikannya.”

Kecintaan Herrera pada kebugaran membawa kontroversi serius. Sebelum ada badan anti-doping modern, Herrera diduga memberi pemainnya amphetamin yang dicampur dengan teh atau kopi.

Sandro Mazzola, salah satu pemain Inter, mengatakan: “Saya tidak bisa terlihat menghindarinya oleh Herrera, jadi saya meletakkan tablet di bawah lidah saya. Terapis pijat berkata: ‘Syukurlah kamu tidak meminumnya. Bisa saja kamu ambruk saat lari! Efek sampingnya sangat berbahaya.’”

Editor : Reynaldi Hermawan
Artikel Terkait
1 hari lalu

Inter Milan Bidik Bek Timnas Argentina, Harga Rp1,02 Triliun Jadi Tembok Besar

3 hari lalu

Kemunculan Tom Cruise di Final Piala Dunia 2026 Dikritik Netizen, Alasannya Mengejutkan!

4 hari lalu

Chivu Cari Pengganti Dumfries! Inter Milan Jadikan Bintang Tottenham Target Utama

9 hari lalu

Bek Andalan Timnas Argentina Dibanderol Rp1 Triliun, Inter Milan Mundur Teratur!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal