Peraturan Baru Piala Dunia 2026: Pemain Dikartu Merah jika Ketahuan Tutup Mulut, Kok Bisa?

Reynaldi Hermawan
Presiden FIFA Gianni Infantino usulkan aturan baru yang bisa memberi kartu merah instan untuk mencegah rasisme saat pemain menutupi mulut di lapangan (Claudio Thoma/Keystone via AP)

Infantino menambahkan, aturan ini bisa diterapkan tepat waktu untuk Piala Dunia musim panas ini, dengan Kongres FIFA mendatang di Vancouver menjadi momen penting untuk membahas langkah-langkah tersebut.

Selain sanksi, Infantino membuka kemungkinan hukuman bisa dikurangi jika pemain bersedia mengaku salah dan bertanggung jawab atas tindakannya.

“Mungkin kita juga harus memikirkan bukan hanya menghukum, tapi juga mengubah budaya, memberi kesempatan untuk meminta maaf. Kamu bisa melakukan sesuatu di saat emosi, minta maaf, dan sanksi harus berbeda untuk maju satu langkah,” kata dia.

Usulan ini menandai langkah radikal FIFA dalam memperketat peraturan anti-rasisme di sepak bola internasional, dan bisa mengubah cara pemain berinteraksi di lapangan, khususnya saat menghadapi situasi kontroversial.

Dengan potensi aturan baru ini, setiap tindakan menutup mulut di lapangan akan berada di bawah pengawasan ketat, dan pemain kini harus lebih berhati-hati karena konsekuensinya bisa langsung berupa kartu merah.

Editor : Reynaldi Hermawan
Artikel Terkait
Soccer
9 jam lalu

Siapa Pengganti Iran di Piala Dunia 2026 Jika Batal Tampil? Ini Kandidat Terkuat

Soccer
10 jam lalu

Resmi! Piala Dunia 2026 Terapkan Aturan VAR Baru, Pakai Teknologi Lebih Luas

Soccer
13 jam lalu

Kabar Buruk! Cristiano Ronaldo Terancam Absen di Piala Dunia 2026

Soccer
15 jam lalu

Timnas Iran Ragu Main di Piala Dunia 2026 usai Serangan AS-Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal