Rudkin disebut bertanggung jawab atas berbagai keputusan yang berujung kerugian besar. Mulai dari perekrutan pemain, negosiasi kontrak, hingga penunjukan pelatih, semuanya berkontribusi pada kerugian ratusan juta serta sanksi pengurangan poin akibat pelanggaran aturan keuangan.
Ironisnya, di tengah rentetan kegagalan tersebut, Rudkin justru mendapat promosi jabatan dalam restrukturisasi manajemen musim ini. Dia kini memegang peran yang lebih besar, termasuk mengawasi direktur olahraga baru.
Mantan kapten juara 2016, Wes Morgan, ikut mempertanyakan arah klub.
"Harus ada penyelidikan mendalam tentang apa yang salah," kata Morgan dikutip dari Talks Sport.
Dia juga menambahkan, "Bagaimana kita [Leicester] bisa mendapatkan kembali identitas itu?"
Pertanyaan tersebut mencerminkan krisis identitas yang kini dialami Leicester City. Klub dinilai kehilangan koneksi dengan pendukung, karyawan, serta nilai yang dulu menjadi fondasi kesuksesan mereka.