“Biasanya saya tidak suka hal seperti ini,” kata dia.
Flick mengungkapkan dia sempat berbicara dengan Lamine Yamal sebelum parade berlangsung. Dia menyarankan agar fokus perayaan tetap pada pencapaian tim.
Dia menambahkan dia sudah menyampaikan pandangannya, namun tetap menghormati keputusan pemain muda tersebut.
Flick juga menegaskan Lamine Yamal sudah cukup dewasa untuk menentukan sikapnya sendiri, meskipun tetap ada batasan dalam konteks klub dan perayaan tim.
Kontroversi ini membuat nama Lamine Yamal kembali menjadi sorotan dunia, bukan hanya karena performa di lapangan, tetapi juga karena dampak besar dari tindakannya di luar pertandingan.