Lamine Yamal Diserang Israel Usai Kibarkan Bendera Palestina di Parade Barcelona
Dia juga menyoroti peran Barcelona sebagai klub besar dan meminta klub untuk mengambil sikap tegas terhadap aksi tersebut.
“Sebagai Menteri Pertahanan Negara Israel, saya tidak akan diam terhadap hasutan terhadap Israel dan rakyat Yahudi. Saya berharap klub besar dan dihormati seperti FC Barcelona menjauhkan diri dari pernyataan ini dan menegaskan tidak ada tempat untuk hasutan atau dukungan terhadap terorisme,” kata dia.
Lamine Yamal Olok-Olok Real Madrid saat Parade Juara Barcelona!
Pernyataan itu langsung memperluas kontroversi hingga ke level politik dan olahraga internasional, dengan Barcelona ikut terseret dalam sorotan.
Pelatih Barcelona Hansi Flick juga menanggapi aksi Lamine Yamal yang mengibarkan bendera Palestina dalam perayaan tersebut. Dia mengaku tidak terlalu menyukai keterlibatan simbol politik dalam momen perayaan olahraga.
Barcelona Terancam Gigit Jari, Transfer Luka Vuskovic Bertepuk Sebelah Tangan
“Biasanya saya tidak suka hal seperti ini,” kata dia.
Flick mengungkapkan dia sempat berbicara dengan Lamine Yamal sebelum parade berlangsung. Dia menyarankan agar fokus perayaan tetap pada pencapaian tim.
Dia menambahkan dia sudah menyampaikan pandangannya, namun tetap menghormati keputusan pemain muda tersebut.
Flick juga menegaskan Lamine Yamal sudah cukup dewasa untuk menentukan sikapnya sendiri, meskipun tetap ada batasan dalam konteks klub dan perayaan tim.
Kontroversi ini membuat nama Lamine Yamal kembali menjadi sorotan dunia, bukan hanya karena performa di lapangan, tetapi juga karena dampak besar dari tindakannya di luar pertandingan.
Editor: Reynaldi Hermawan