"Aku hanya tidur sekitar tiga jam, dan badanku bau alkohol. Wenger menurunkan papan dan membacakan susunan tim. Dia menyebut namaku," kata Pennant dikutip dari Give Me Sport.
Dia kemudian menjelaskan dirinya tidak pernah mengira akan dimainkan sejak awal laga.
“Semalam sebelum pertandingan saya keluar dan berpesta karena saya benar-benar tidak berpikir akan bermain, apalagi jadi starter. Saya belum pernah menjadi starter di Arsenal dan saya rasa tidak akan berubah, apalagi ada Robert Pires, Freddie Ljungberg, dan Ray Parlour di skuad. Saya pasti hanya di bangku cadangan," ujarnya.
Dia juga mengaku tetap pergi ke sebuah pesta malam karena merasa tidak akan mendapat kesempatan bermain.
“Pada akhirnya saya berpikir, ‘Sudahlah’, saya pergi ke pesta FHM dan pulang sekitar pukul 6 pagi. Saya tidak percaya ketika melihat nama saya di susunan pemain inti! Saat bermain saya masih sangat mabuk, saya berusaha keras agar tidak mempermalukan diri sendiri. Saya merasa sangat mual, dan vodka masih terasa di perut saya. Bahkan napas saya juga bau alkohol," tuturnya.