Catatan ini menjadi pukulan telak bagi sepak bola Italia. Mengacu laporan media TMW, terakhir kali Juventus dan Milan sama-sama absen dari kompetisi tertinggi Eropa terjadi pada musim 1991-1992.
Sejak Piala Champions Eropa berganti format menjadi UEFA Champions League pada 1992, setidaknya selalu ada satu dari Juventus atau Milan yang tampil. Tradisi itu kini resmi terputus.
Di tengah kegagalan tersebut, masa depan kursi pelatih kedua klub ikut menjadi perhatian. Luciano Spalletti diperkirakan tetap menangani Juventus setelah memperpanjang kontrak hingga 2028.
Situasi berbeda terjadi di kubu Milan. Masa depan Massimiliano Allegri berada dalam tanda tanya besar menyusul kegagalan menembus Liga Champions.
Absennya dua ikon Serie A dari Liga Champions bukan sekadar soal prestise, tetapi juga berdampak besar pada finansial, daya tarik pemain, dan posisi Italia di peta sepak bola Eropa.
Musim 2025-2026 pun tercatat sebagai titik terendah rivalitas klasik Italia. Juventus dan AC Milan, dua klub penuh sejarah, kini harus menerima kenyataan pahit terlempar dari panggung utama Eropa.